Untuk Anda yang memiliki Darah Tinggi ( Hipertensi ) 

Jangan di Anggap Remeh, Bahaya Darah Tinggi yang Sangat Mematikan

Masih banyak orang yang menggap remeh ketika tekanan darahnya tinggi, padahal darah tinggi ini bisa menyebabkan kematian.

Hipertensi (darah tinggi) terjadi ketika tekanan darah yang mengalir di dalam tubuh kita menjadi lebih tinggi diatas tekanan darah normal.

Ada 2 jenis hipertensi yang wajib di ketahui : 

  1. Hipertensi Primer, merupakan tekanan darah tinggi yang di sebabkan oleh faktor non medis, seperti stress, gaya hidup yang tidak sehat, keturunan, depresi, beban pikiran yang berlebihan dan kelelahan.
  2. Hipertensi Sekunder, merupakan jenis hipertensi dimana tekanan darah jadi naik karena kondisi medis, seperti efek samping dari ganguan-ganguan pada organ tubuh (ginjal, arteri ,dll).

Hampir 90% penderita darah tinggi di indonesia adalah darah tinggi primer karena penyebabnya non medis (stress, gaya hidup yang tidak sehat, keturunan, depresi, beban pikiran yang berlebihan , kelelahan).

Bahaya darah tinggi yang sangat mengerikan bagi nyawa seseorang adalah kematian. Tidak heran darah tinggi termasuk dalam lima besar penyebab kematian di dunia karena komplikasinya yang sangat berbahaya, diantaranya :

1. Stroke

Salah satu faktor resiko utama dari penyakit stroke adalah darah tinggi. Beberapa kasus stroke yang terjadi merupakan kasus yang di picu oleh hipertensi pada penderitanya.

Ketika darah Anda tinggi, segera menjaga pola makan dan menjaga pikiran dari stres agar tidak mudah mengalami gejala hipertensi, sehingga dapat mengurangi resiko terserang stroke.

2. Serangan jantung

Dampak buruk yang muncul dari komplikasi penyakit darah tinggi adalah munculnya serangan jantung. Tekanan darah tinggi pada pembuluh darah akan menimbulkan kelainan detak pada jantung, yang menimbulkan  ganguan kontraksi pada jantung yang menyebabkan sesak nafas karena sirkulasi oksigen dan karbondioksida tidak seimbang, sehingga  pembuluh darah jantung rentan tersumbat dan pecah.

3. Kebutaan

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan terjadinya gangguan dan kelainan pada mata, yang dikenal dengan istilah retinopati hipertensif.

Retinopati hipertensif merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil (Syaraf) yang berada pada mata sehingga beresiko mengalami kebutaan.

4. Gangguan Ginjal

Tekanan darah tinggi (hipertensi)  yang tidak terkontrol bisa menimbulkan gangguan pada ginjal, yang biasa terjadi adalah gagal ginjal yang menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Sulit buang air kecil
  • Keluar darah ketika buang ari kecil maupun besar
  • Buang air kecil yang sering namun sedikit
  • Rasa sakit pada bagian perut

5. Pecah Pembuluh Darah Arteri

Darah tinggi (hipertensi) juga berdampak pada pembuluh darah arteri, biasanya penyakit ini menyerang pembuluh darah arteri jantung atau otak. Akibat dari tingginya takanan maka tidak menutup kemungkinan pembuluh darah arteri pecah kapanpun.

Beberapa komplikasi darah tinggi yang tidak bisa kita anggap remeh dan berbahaya ini, bisa jadi alasan kita untuk mencegah dan menjaga tekanan darah agar tetap normal.

Cerita pak edhy subakti, mengatasi darah tinggi yang di sebabkan oleh keturunan, tanpa membutuhkan waktu lama darahnya kembali normal dan terasa jauh lebih nyaman,

baca ceritanya, klik tombol dibawah ini :